Tenaga Ahli Desa Mangkal di Kantor Bupati

PROKAL.CO, TENGGARONG Tenaga ahli dari pemerintah pusat untuk desa atau biasa disebut pendamping desa, disebut-sebut, belum maksimal menjalankan tugasnya. Sepanjang 2016, tak sedikit tenaga ahli tersebut justru mangkal di Sekretariat Kantor Bupati. Padahal, mestinya, mereka ditugaskan untuk mendampingi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) untuk membantu kelancaran kegiatan di desa.

Hal tersebut disampaikan Kabid Pemerintah Desa (Pemdes), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa  (DPMD) Kukar Tarjudin saat ditemui di ruang kerjanya. Tarjudin mengungkapkan, selama ini memang terdapat miskomunikasi terkait fungsi serta pelaksanaan tugas pendamping desa saat ditempatkan di daerah.

“Ya, memang selama ini ada miskomunikasi tersebut. Para tenaga ahli ini justru mangkal di sekretariat kantor bupati. Padahal, mestinya menjadi pendamping DPMD untuk membantu kelancaran kegiatan di desa,” kata Tarjudin.

Hanya, pihaknya mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak tenaga ahli tersebut. Jadi, hal itu tidak lagi terulang pada 2017. “Kami sudah saling berkoordinasi. Sehingga, semoga tugas mereka bisa membantu sejumlah kegiatan desa benar-benar bisa terwujud,” katanya.

Sebelumnya diwartakan, Pemkab Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang menjadi salah satu daerah yang terancam tidak dicairkan dana desa oleh Menteri Keuangan, kini angkat bicara. Kabid Pemerintah Desa (Pemdes), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Tarjudin mengatakan, dana tersebut sebenarnya bukan belum dipertanggungjawabkan, melainkan justru belum terealisasi penggunaannya lantaran minimnya sosialisasi regulasi baru. Dengan adanya pendampingan tenaga ahli ini diharapkan hal tersebut tak lagi terjadi.

Kontak Kami
085222707972
Kalender
Pengunjung